Popcon Asia 2016 Story

Popcon 2016 baru aja lewat. Tapi masih berkesan, karena tahun ini banyak yang beda dari gw, berasa juga bedanya ngadepain Popcon.

Perbedaan pertama adalah tahun ini tidak menjadi panitia secara langsung. Aduh.. masih kebayang betapa rempongnya ngurusin event SEGEDE itu, belum ditambah drama sana sini yg bikin makin rempong. Tahun ini gw cuma kebagian bantuin websitenya mereka dan rolenyapun sebagai vendor, bukan bagian dari mereka langsung. Meski hasil websitenya gw secara pribadi ngerasa belum maksimal dan masih banyak bagian yg bisa dimaksimalkan, tapi bersukurnya dikasih kesempatan untuk bantu event SEKECE Popcon.

IMG_20160814_120100
Salah satu exhibbitor Popcon Asia 2016

Karena gw ngerasa bahwa Popcon bisa menjadi saran hiburan untuk tim gw di Leap Up – scara hobinya kebanyakan dari tim nontonin Anime. Dari jauh hari gw plan untuk bisa ajak mereka semua ke Popcon. Alhamdulillah kejadian. Kita berangkat satu mobil dari Sumedang, dan cuma satu anggota yang ga ikut. Anggota dari Surabayapun sengaja disuruh dateng ke Popcon. Alhasil Popcon menjadi semacam kopdar buat (hampir) semua tim Leap Up.

Setelah ngode ke Queen-nya (yang punya hajat) Popcon, akhirnya bisa dapet free untuk hari minggu! Lumayan bo jadi hemat budget..

Yang bikin tambah spesial adalah karena salah satu projek kita sama Kosmik, yaitu Mobile Appsnya Kosmik yang dibikin barengan sama Upward/Jejaku diumumkan di panggung utama Kosmik pada hari itu. Akhirnya! Bucat bisul sementara.. Dan setelah launching, Kosmik mengumumkan project baru bersama dengan Ralin Shah berjudul Rasha.

Anak-anak borong komik dari Kosmik karena di Popcon mereka spesial bikin semacam komik cetak kompilaso dari 5 Menit Sebelum Tayang, Manungsa dan Rixa. Karena anak-anak sudah beli dan basicly disimpennya di kantor, gw agak bingung musti beli apa. Ngerasa sayang sih kalo ga beli apa-apa udah jauh-jauh dari kampung. Akhirnya setelah keliling-keliling, memutuskan beli Firegate. Awalnya ga tertarik tapi setelah baca tulisan di bagian belakang buku, ko dasar ceritanya keren! Mengangkat misteri batu padang yang katanya primadi tertua yg pernah ditemukan di dunia ini. lebih tua dari primadi Giza di Mesir. Fakta itu kemudian memunculkan optimisme baru mengenai agungnya peradaban nenek moyang kita di Nusantara, terutama Sundaland. Ketika banyak film yg diadopsi dari buku, justru ini sebaliknya. Buku ini diadopsi dari script film dengan judul yang sama.

IMG_20160814_120146
Salah satu exhibbitor Popcon Asia 2016

Setelah beli, ternyata ada sesi talkshownya di main stage, dan diputarkan trailernya. Ih keren coy! Produser filmnya bener-bener passionate bikin film ini terlihat dari cara dia bertutur ke audience. Dan 2 dari 3 pemeran utamanya hadir. Yaitu Reza Rahardian dan Dwi Sasono. Dan… saat tandatangan buku, gw paling pertama masa. wkwk

IMG_20160814_145714
Sesi Press Conference Su Juki The Movie

Bukunya udah gw tamatin. Ga nyesel beli dan pengen segera nonton filmnya. Gw cerita lebih banyak soal bukunya di postingan terpisah.

Pengalaman barunya lagi adalah, setelah sekian lama ga ikut terlibat di The Backstage, pas di Popcon berkesempatan hadir di sesinya Mbak Alamanda dan mendengar cerita inspiratifnya mengenai karir dan perjuangan di Gojek.

Sampai ketemu di Popcon Asia 2017 dan mudah-mudahan bisa terlibat lebih baik lagi. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *