Sarah’s Coffe House: #CoffeeForACause

Setelah beraktivitas seharian, trip terakhir kita hari ini adalah mengunjungi tempat coffee terdekat di sekitar Hartford downtown. Coffe house ini milik perempuan keterunan Vietnam. Kenapa kita berkunjung ke tempat ini, dibanding ke startbuck yang kita lebih familiar misalnya? Karena bisnis yang mereka jalankan sangat relevan dengan apa yang sedang kita pelajari di program YSEALI.

sarah2
Ngobrol sama foundernya JMJ Group Foundation

Sarah’s Coffe adalah for profit bisnis yang berorientasi kepada impact. Mereka membeli langsung coffe mentahnya dari petani kecil di 11 negara, termasuk dari Sumatera. Membeli langsung dari petani adalah salah satu cara mereka untuk memberikan keuntungan yang sesuai untuk petani. Karena banyak petani yang dirugikan oleh tengkulak yang membeli dengan harga murah dan mendapatkan keuntungan besar dengan menjualnya lagi dengan harga tinggi.

Dari keuntungan yang didapat oleh Sarah’s Coffe, sebagian akan kembali lagi ke tempat dimana mereka membeli kopi. Seeperti misal menyediakan air bersih dan berbagai program yang dibutuhkan oleh daerah tersebut. Selain itu, Sarah’s Coffe juga kerja bareng dengan JMJ Group Foundation. Sebagian dari keuntungan, didonasikan untuk mensupport programnya JMJ. Menarik! Ini menjadi contoh lain yg menurut gw bisa dikategorikan sebagai social enterprise yang hybrid. Ada bisnis dengan legalitas for profitnya dan ada non-profitnya (chartiable).

sarah3
Ngobrol sama Mai soal apa yang dilakukan Sarah’s Coffee House

Awalnya gw kira pemiliknya coffe shopnya adalah Sarah, ternyata bukan. Jadinya malu deh karena gw kaya nanya “So you’re Sarah?”, “No. My name is Mai”. Pemilihan nama Sarah ternyata didedikasikan untuk gadis kecil yang pernah mereka temui di salah satu negara pensuplai kopi. Gadis kecil itu membantu dalam proses pengolahan kopi hingga siap dikirim.

sarah4
Ada kopi dari Sumatera

Dari cerita dan kunjungan kali ini, gw dapet lagi inspirasi bahwa sekarang tuh saatnya bisnis digunakan untuk bener-bener memberikan manfaat untuk orang lain. Model bisnis yang berorientasi pada impact tuh bisa jalan ko kaya apa yang sedang terjadi di Sarah’s Coffe House. Hal lainnya yg gw pengen empasis adalah bahwa ga ada kata terlambat untuk memulai sebuah bisnis. Karena Mai yang backgroundnya health care bisa bikin bisnis yang sukses.

Bagian dari catatan seri perjalan program YSEALI 2016
University of Connecticut

4 Replies to “Sarah’s Coffe House: #CoffeeForACause”

    1. Hi mas Andhika,
      Iya pindah ke WordPress. Supaya lebih leluasa blognya

      Engga sering sih. Tapi sejak 2014 jadi setidaknya setahun sekali. Mudah-mudahan kaya gitu seterusnya 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *